Tiga KK Di Loteng Terisolir, Gang Jalan Keluar Masuk Rumahnya di Tembok Pemilik Lahan

Nampak Warga Yang Sedang Lewat Di Gang Tersebut Menggunakan Tangga. (Foto / ist)

Lombok Tengah , – Benginilah nasib tiga Kepala Keluarga dan enam orang di lingkungan Tiwu Buak, Kelurahan Jontlak Praya Tengah yang sudah selama 1.2 bulan harus menaiki tangga untuk lewat keluar masuk dari rumah tempat ia tinggal.

Diketahui, Gang keluar masuk yang ditembok terkait salah seorang warga yang mengklaim tanah tersebut merupakan peninggalan orang orangtuanya.

Awalnya pemilik lahan sempat meminta ganti rugi sebanyak 30 juta rupiah, karena warga sekitar tidak memiliki uang sejumlah yang diminta dan akhirnya diturunkan seharga 5 juta rupiah. Namun sayang warga sekitar tidak bisa memberikan uang sejumlah yang diminta akhirnya jalan tersebut harus ditembok.

Keterangan dari seorang warga bahwa, setiap hari anak-anaknya pergi sekolah lewat tangga sampai kakinya tergores dan jalan tersebut merupakan akses yang dilalui satu-satunya.

“Kita disuruh bayar 30 juta tapi uang darimana, Sementara kita hanya jadi kuli panggul hanya dapat 10 sampai 15 ribu sehari,” kata Sumiati yang tinggal didalam gang tersebut di Praya, Senin (28/12/2020).

Ditambahkan Tony, sudah selama 1,2 bulan gang jalan yang dilewatinya di tembok dengan alasan dirinya tidak dapat memberikan pemilik lahan kurang uang sebanyak 5 juta rupiah untuk membayar ganti rugi tanah gang dengan luas lebih dari 10 meter.

Sementara itu, pihak kelurahan sudah melakukan mediasi antara warga yang mengaku pemilik lahan dengan warga yang tinggal di sekitar gang tersebut, namun sampai saat ini belum ada penyelesaian dari kedua belah pihak.

“Untuk masalah masalah ini, pihak kelurahan menyampaikan laporan ke pihak kepolisian agar dilakukan mediasi, laporan warga sekitar bisa kembali jalan tersebut seperti biasa,” pungkasnya Plt. Lurah Jontlak, Khaerul Imtihan. (Manusia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *