Pastikan Berjalan Aman Damai dan Tertib, 64 Cakades Deklarasi Pilkades Damai dan Taat Prokes

Lombok Tengah, – Menjelang pemungutan suara pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2020 yang di ikuti oleh 16 Desa se kabupaten Lombok Tengah yang akan digelar pada Rabu 23/12 mendatang.

Dari 64 calon Kades yang diikuti oleh 16 desa se kabuten Lombok Tengah mendeklarasikan Pilkades damai dan taat protokol kesehatan (Prokes), yang berlangsung di Ball Room kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (21/12/2020).

“Deklarasi Pilkades damai dan taat protokol kesehatan guna memastikan dan mensukseskan Pikades berjalan secara aman damai tertib dan lancar,” ungkap kadis DPMD Kabupaten Lombok Tengah, Drs.Jalaludin.

Selain itu juga untuk membangun komitmen bersama semua pihak tentang pelaksanan Pilkades sesuai dengan protokol kesehatan covid-19.

Selanjutnya untuk membangun komitmen dengan semua calon Kades agar pada saat pelaksaan dan setelah selesainya Pilkades nanti agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di desa masing-masing.

Pelaksaan pilkades serentak di Kabupaten Lombok Tengah yang akan dilaksanakan nanti pada hari Rabu 23 Desember 2020 mendatang, merupakan proses Pilkades gelombang yang ketiga dari tahun 2016 sejak berlakunya UU No 6 tahun 2015 tentang desa.

Pilkades dilaksanakan di 16 Desa dari 10 Kecamatan di Kabupaten Loteng dengan jumlah calon sebanyak 64 orang yaitu ada 8 desa yang memiliki calon 5 orang yaitu Desa Banyu Urip, Desa Bonder, Desa Mangkung, Desa Gapura, Desa Mertak, Desa Darmaji, Desa Karang Sidemen, dan Desa Jelantik.

“Pelaksanaan Pilkades 2020 mengalami perjalan yang cukup panjang dimana tahapan dimulai sejak 2019 tahap sosialisasi dan penetapan calon pada bulan maret tahun tahun 2020,” terangnya.

Sehinga mengalami penundaan sebanyak dua kali, yang awalnya dilaksanakan pada bulan april kemudian ditunda karena kejadian pandemi covid-19 dan selanjutnya dijadwalkan kembali pada tanggal 6 agustus 2020 tapi ditunda kembali.

“Tetapi kita tunda kembali karena instruksi dari Mendagri sampai dengan selesainya Pilkada serentak 2020,” kata Jalal.

Selanjutnya wakil Bupati Lombok Tengah H. L. Pathul Bahri yang turut hadir menekankan proses Pilkades serentak yang digelar di Lombok Tengah agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Ada 200 TPS dengan jadwal yang sudah disepakati semua persyaratan Pilkades harus disiapkan Hanitaizer, cuci tangan sehingga hajatan kita untuk menjaga kesehatan untuk semua masyarakat Lombok Tengah ini berjalan,” himbuh Pathul.

“Sehingga hajatan demokrasi berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan,” tutupnya.

Untuk menghindari polemik di Pilkades serentak di Kabupaten Lombok Tengah, Kapolres Loteng mendorong calon Kades agar mendorong para saksinya untuk hadir di TPS sehingga ada keterwakilan dari cakades dimasing-masing.

Selain itu Polres Lombok Tengah akan menyiapkan pengaman dari Polres 600 personel, Kodim 100 personel, Pol PP 200 perseonel, dan bantuan BKO Polda NTB.

“Kita semua ingin memastikan Pilkades berjalan seperti Pilkada kemarin Insya Allah,” ucap Esty.

Tambah Kapolres, kunci berjalannya proses Pilkades damai aman dan tertib bukan dari kepolisian tetapi semua calon kades agar maksimal menghindari pitnah.

“Yang mencalonkan diri menjadi kepala desa agar semaksimal mungkin di TPS yang terhindar dari pitnah, dugaan kecurangan sehingga bisa berjalan aman tertib dan kondusif,” tegasnya.

“Saya yakin semua ingin membangun desa lebih makmur untuk Lombok Tengah,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *