Mengisi Tahun Baru, Kapolres Lombok Utara dan IPNU Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

IPNU NTB dan Kapolres Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim. (Foto/ist)

Lombok Utara РMenjelang pergantian tahun baru 2020 menuju 2021, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) NTB dan IPNU Lombok Utara bersama Kapolres Lombok Utara menggelar Zikir dan doa bersama dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan lansia.  dilaksanakan di dusun Kelanjuhan Prigi Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Lombok Utara, Kamis (31/12/2020).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Sanfriansyah, SH, Kasatkorcab Banser Lombok Utara M. Amri, beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Gumantar.

Kapolres Lombok Utara menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada anak yatim dan lansia, didampingi Ketua PW IPNU NTB Pauzan Basri dan Ketua IPNU KLU Rendi Hartono.

Ketua IPNU NTB Pauzan Basri dalam sambutannya menyampaikan bahwa, malam pergantian tahun menjadi hal yang bersejarah bagi semua orang, namun juga kadang disalah artikan, banyak diantara para pemuda dan remaja melakukan atau merayakannya dengan hal-hal yang akan berdampak negatif dan bisa menjadi penyakit bagi dirinya sendiri.

“Hal ini tidak kita inginkan, sehingga IPNU hadir sebagai solusi bagi generasi bangsa dan pemuda khususnya di Lombok Utara. IPNU hadir sebagai penyejuk dan menciptakan suasana damai dan aman lebih-lebih di malam pergantian tahun kali ini,” ungkapnya.

Dengan kehadiran Bapak Kapolres Lombok Utara tambah pria kelahiran kelanjuhan ini, akan mampu menjadi penenang dan penyemangat bagi para generasi muda untuk melaksanakan hal-hal yang positif dan bermanfaat.

“Semoga pak Kapolres terus bisa bersinergi dengan IPNU-IPPNU di Lombok Utara, dalam rangka menciptakan kondisi daerah dan kamtibmas yang aman dan damai,” harapnya.

Sementara itu Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya S menyampaikan rasa bangganya bisa hadir di tengah-tengah pemuda dan pelajar NU. Kegiatan semacam ini sangat diapresiasi dan menjadi contoh bagi generasi yang lain.

“Saya sangat berbangga bisa hadir di acara ini, tentu saya sangat apresiasi kegiatan IPNU-IPPNU yang telah inisiasi di malam tahun baru ini,” ujarnya.

Sebagai pelayan dan pengayom masyarakat tentu polisi lanjutnya, tidak bisa bekerja sendirian, karena jumlahnya terbatas.

“Sinergi aparat Kepolisian dan masyarakat sangat diharapkan untuk menciptakan suasana aman dan damai. Harus kita kerjasama dan menyelesaikan segala persoalan dengan persuasif,” urainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *