Dua Bocah Di Lombok Timur Ditemukan Meninggal Dunia di Kubangan Air Bekas Galian

Salah seorang Korban Nampak Terlihat Dibawa Kerumahnya Masing-Masing.(Foto/ist)

Lensanasional.com,- Warga Desa Pengadangan Barat Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur dikejutkan dengan ditemukannya meninggal dunia dua bocah perempuan Hayatul Hasanah (7) dan Olivia Khairunnisa (7) dikubangan air bekas galian.

Terungkapnya kedua korban tenggelam di kubangan air bekas galian dalam kondisi meninggal, atas laporan teman bermainnya korban saat di TKP.

Informasi yang dihimpun, korban bersama tiga temannya, sore itu pergi ke kubangan air bekas galian untuk mandi.

Disaat ketiganya asyik mandi, kedua korban tiba-tiba menghilang, karena takut dan panik. Talita teman kedua korban langsung berlari, meminta tolong ke Inak Danik, salah seorang warga yang berada tak jauh dari TKP.

Inak Daniq pun meminta tolong kepada Amak Sus yang juga berada tak jauh dari TKP untuk mencari korban di kubangan air tersebut.

Amak Sus turun ke kubangan air, untuk mencari korban, dan kedua korban ditemukan di dasar kubangan dan keduanya langsung diangkat dari dasar kolam.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi tak bergerak, warga sekitar langsung membawa kedua korban ke Puskesmas Pringgasela untuk pemeriksaan dan pertolongan.

Namun kedua korban dinyatakan sudah tak bernyawa

Kapolsek Pringgasela melalui Kasubag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharuddin yang dikonfirmasi membenarkan, adanya laporan dua bocah berumur 7 tahun meninggal dunia tenggelam di kubangan air bekas galian tersebut.

“Begitu mendapat laporan anggota Polsek dan Inafis Polres langsung turun ke lapangan melakukan olah TKP,” sebutnya.

“Orang tua korban mengaku, kalau korban tidak bisa berenang,” sebut Kasubbag Humas menirukan pengakuan orang tua korban.

Orang tua kedua korban, saat akan dilakukan autopsi, menolak. Mereka menerima kejadian tersebut, sebagai musibah dan kelalaian yang dikuatkan dengan surat pernyataan.

Sore ini juga, kedua korban oleh masing-masing keluarga dibawa pulang untuk dimakamkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *